<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8437">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Pesan Retorika Kampanye Dove #TheSelfieTalk Terhadap Self Love di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahel Elfira Kirana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>-</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena mengenai self love sudah ada sejak tahun 1950, bahkan istilah tersebut sudah dikenal ada sejak 1539. Namun pada tahun 2019 hingga 2023 isu mengenai self love semakin gencar di angkat oleh organisasi maupun brand kecantikan yang ada di Indonesia. Pernyataan ini didukung juga dengan penelitian pendahuluan yang peneliti lakukan terhadap 100 Warga Negara Indonesia, yang juga menunjukan pentingnya self love sehingga dapat menangani distorsi media sosial dengan baik dan tidak merusak mental remaja di Indonesia. Dove, salah satu brand kecantikan yang memiliki cabang di Indonesia, memiliki pesan retorika berbentuk video iklan ‘reverse selfie’ yang merupakan salah satu buah dari self esteem project mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari pesan retorika yang dikemukakan oleh Dove terhadap tingkat self love yang ada di Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dan pengumpulan data melalui wawancara secara online dan semiter struktur, serta melalui sumber sekunder kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pesan retorika Dove mampu meningkatkan self love dari penonton di Indonesia. Maka Dove baik adanya terus melanjutkan untuk mengeluarkan pesan mengenai self love secara retorika, namun lebih komprehensif.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pesan Retorika, Kampanye Dove #TheSelfieTalk, ReverseSelfie, Tingkat Cinta Diri, Proyek Self-Esteem, Brand Dove, Indonesia</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2023</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Danu Ega</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rahel Elfira Kirana</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PR.153.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101888SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PR.153.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>SampulSkripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8437</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-13 15:06:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-06 14:03:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>